Minggu, 17 Mei 2015 , 16:43:00
Mendikbud, Anies Baswedan. Foto: Dokumen JPNN.com
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengungkapkan, revolusi mental dapat dilakukan mulai dari bangku sekolah. Salah satunya dengan pelaksanaan ujian nasional (UN) yang berintegritas tinggi.
"Kita harus kembalikan dan tanamkan nilai-nilai kejujuran di bangku sekolah, minimal saat penyelenggaraan UN. Dengan begitu revolusi mental dapat kita wujudkan," tuturnya, Minggu (17/5).
"Kita harus kembalikan dan tanamkan nilai-nilai kejujuran di bangku sekolah, minimal saat penyelenggaraan UN. Dengan begitu revolusi mental dapat kita wujudkan," tuturnya, Minggu (17/5).
Penekanan nilai integritas ini menjadikan hal berbeda pada pelaksanaan UN 2015. Selain menyampaikan angka prestasi siswa, kata Mendikbud, pelaksanaan UN tahun ini juga memberikan laporan nilai integritas setiap sekolah di kabupaten/kota kepada kepala daerah masing-masing.
"Kami ingin pola kecurangan bisa diubah. Nanti kepala dinas akan menerima dari kami selain prestasi akademik siswa, juga nilai integritas sekolah," ujar Menteri Anies.
Bagi sekolah yang memiliki nilai integritas tinggi dalam penyelenggaraan UN, menurut Anies, akan diberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih.
"Kami ingin tunjukan bahwa ini adalah wajah para kepala sekolah yang memimpin sekolahnya dengan baik, sehingga dapat menyelenggarakan UN yang berintegritas," tandasnya.(esy/jpnn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar